Langsung ke konten utama

BIMBINGAN TEKNIS INDEKS DESA 2025 di DESA POTERAN KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP

Pemdes Poteran. Dalam upaya meningkatkan kualitas data pembangunan desa, Pemerintah Desa Poteran, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengisian yang sebelumnya bernama IDM Indeks Desa Membangun kini dipersingkat menjadi Indeks Desa hasil daripada pemukhtahiran dan penyempurnaan dari Form Web Aplikasi yang sebelumnya bernama IDM. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan akurasi dan validitas data IDM sebagai dasar perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/6/2025) ini melibatkan berbagai elemen penting, seperti aparat desa, pendamping desa, serta perwakilan dari Kecamatan Talango. Acara dibuka secara resmi oleh kepala desa dan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai konsep dan tujuan dari Indeks Desa Membangun.

Rangkaian kegiatan mencakup tiga fokus utama, yakni sosialisasi IDM, pelatihan pengisian formulir IDM, dan pengawasan lapangan. Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai indikator-indikator yang digunakan dalam IDM, serta manfaatnya dalam perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.

Pada sesi pelatihan, peserta dibekali keterampilan teknis dalam mengisi formulir IDM secara manual dan melalui aplikasi online. Pendamping desa memberikan arahan dan simulasi langsung guna memastikan pengisian data dilakukan dengan benar dan lengkap sesuai standar.

Selain itu, tim dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep bersama pendamping desa turut melakukan pengawasan langsung ke lapangan. Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan sesuai dengan kondisi nyata di masyarakat, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan atau manipulasi data.

Pemerintah Desa Poteran berharap melalui kegiatan ini, kualitas data IDM di desa dapat meningkat, sehingga menjadi landasan kuat dalam menyusun program pembangunan yang berkelanjutan. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini, dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Poteran ke depan.

Penulis: Operator Desa Poteran
















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Musdesus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Poteran, Langkah awal Kemandirian Desa

Talango, Poteran - Balai Desa Poteran menjadi pusat perhatian pagi ini, Selasa (20/5/2025), dengan digelarnya Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang fokus pada agenda pembentukan Koperasi Merah Putih. Acara yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai elemen penting dari Desa Poteran, termasuk Kepala Desa beserta seluruh Perangkat Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan dari tingkat kecamatan. Kehadiran tim dari Kecamatan Talango Bapak Nur Habibi selaku camat beserta perangkat lainnya turut hadir dan aktif mengikuti jalannya musyawarah. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan informasi krusial mengenai Koperasi Merah Putih. Beliau menegaskan bahwa inisiatif pembentukan koperasi ini merupakan bagian dari program pemerintah yang saat ini tengah diimplementasikan secara nasional. Selain partisipasi aktif dari unsur pemerintahan desa dan kecamatan, Musdesus ini juga melibatkan berbagai komponen masyarakat Poteran. Tampak hadir para pendampin...

PERAN BADAN USAHA MILIK DESA SEBAGAI INFRASTRUKTUR DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN

Salah satu terobosan dalam pembangunan ekonomi desa bisa dijalankan melaui konsep di mana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang menjadi pilar utama dalam mendukung pembangunan ekonomi desa. Bagi pelaku yang bergerak di sektor pertanian, Bumdes memiliki potensi besar untuk menggerakkan infrastruktur yang kuat dan berkelanjutan bagi kesejahteraan petani serta pencapaian ketahanan pangan. Beberapa hal yang dapat saya kemukakan khususnya mengenai peran dan potensi Bumdes pada perwujudan ketahanan pangan antara lain : BUMDES SEBAGAI INFRASTRUKTUR PERLINDUNGAN PETANI Bumdes memiliki fungsi yang strategis dalam melindungi kepentingan petani, terutama dalam menghadapi ketidakpastian harga dan tantangan agraria. Beberapa langkah perlindungan yang dapat dilakukan melalui Bumdes adalah: Manajemen Risiko Pertanian, Bumdes dapat membentuk unit asuransi pertanian atau kemitraan dengan perusahaan asuransi yang ditujukan untuk melindungi petani dari gagal panen, bencana alam, atau fluktuasi harga yang ...